Senin, 28 November 2016

Acer Switch Alpha 12 Partner Penunjang Aktifitas Ideal yang Powerful & Fanless

Berhadapan dengan layar komputer adalah keseharian saya sebagai seorang karyawan. Tak kurang dari 8 jam waktu yang saya habiskan didepan komputer dalam mengerjakan tugas ataupun laporan yang terkait dengan pekerjaan saya. Saya sendiri saat ini bekerja dibagian customer service, sebagai supervisor penyediaan invoice, di salah satu perusahaan pelayaran. Sudah menjadi keseharian saya dituntut berkerja cepat dalam mencheck detail invoice yang dibuat sebelum akhirnya dikirimkan kepada setiap pelanggan kami yang berada di seluruh Indonesia. Diluar itu, tak jarang saya juga melakukan kunjungan kepada customer bersama dengan tim keuangan / sales untuk memastikan cara pendistribusian yang dilakukan sudah efektif dan sesuai dengan ekspektasi pelanggan.

sedang verifikasi detail invoice sebelum dikirim kepada customer (doc. Pribadi)

Dalam penyediaan invoice, menuntut saya untuk melakukan beragam hal dalam waktu yang bersamaan. Seperti misalnya, memastikan nilai kontrak yang dibuat antara pelanggan dan sales kami sudah tercetak dengan benar, memastikan nilai tukar yang digunakan, memvalidasi tanggal keberangkatan kapal, nama yang tertera di invoice serta alamat yang tercantum sudah sesuai. Setelah itu, saya juga masih harus memastikan bahwa invoice dikirimkan ke alamat yang benar untuk menghindari adanya keterlambatan pembayaran. Karena beragam tugas inilah, sejak awal bekerja disini saya menggunakan 2 layar monitor dalam pengerjaan tugas keseharian saya.

salah satu kegiatan blogger yang saya ikuti dia akhir pekan (Doc Pribadi)

Diluar kesibukan saya sebagai karyawan, saya senang mengisi kegiatan luang saya dengan menulis di blog pribadi. Berawal dari hobi membaca dan kemudian menjadi senang menulis cerpen atau puisi, saya mulai mendalami aktifitas saya sebagai blogger dengan mengikuti kegiatan / event yang memungkinkan saya untuk bisa ikut berpartisipasi. Saya biasanya menghadiri event yang diselenggarakan di akhir pekan, karena kalau di hari kerja kadang waktunya bertepatan dengan jam kantor yang tak bisa ditinggalkan.  Belajar menjadi seorang blogger ternyata menjadi salah satu jalan buat saya mengembangkan diri. Karena dari sana, saya bisa bertemu dengan banyak orang dari beragam latar belakang profesi yang pastinya memberikan inspirasi tersendiri karena mampu menambah pengetahuan soft skill ataupun hard skill yang saya miliki.

Dalam pembuatan reportase sebuah event, saya selalu menargetkan untuk bisa membuatnya paling lama dalam waktu 2 hari setelah event tersebut berlangsung. Sejauh ini saya memaksimalkan fungsi dari ponsel yang saya punya dalam pembuatan draft reportase. Baru setelah itu, editing atau final draft direvisi saat saya dikantor, bisa di jam istirahat atau selepas jam kantor usai.

Acer Switch Alpha 12 notebook dengan bodi tipis dan ringan (Doc. Acerid.com)

Mengingat kondisi saya sekarang ini, saya sudah lama mendambakan sebuah notebook untuk bisa saya miliki dan gunakan sebagai penunjang utama kegiatan saya menulis. Bahkan itu menjadi salah satu resolusi saya di tahun 2017 nanti. Secara sederhana notebook yang ingin saya miliki adalah yang ringan dan praktis untuk dibawa. Berbicara tentang ini, pikiran saya langsung teringat pada Acer Switch Alpha 12, sebuah notebook  dengan bodi tipis dan bobot yang ringan yang saya lihat di salah satu toko komputer beberapa waktu lalu. Sekilas saya melihat notebook ini cocok dengan hobi yang saya tekuni saat ini. Apalagi dengan zaman yang semakin maju, kepraktisan selalu menjadi syarat utama atau hal yang paling dicari oleh pengguna seperti saya.
 
Acer Switch Alpha 12 desainnya sangat fleksibel sesuai kebutuhan dan lampu backlit yang nyaman  (Doc. Acerid.com)

Selain praktis dan bobot yang ringan, rupanya Acer Switch Alpha 12 ini bisa kita gunakan sesuai kebutuhan. Yakni, bisa sebagai tablet ataupun notebook. Sangat fleksibel tergantung kita akan menggunakannya, apakah untuk pertemuan resmi, ataupun untuk event blogger. Tinggal kita atur sesuai kondisi. Cara pemasangan dan pelepasan keyboard dockingnya ternyata cepat dan aman karena menggunakan engsel magnet. Keyboard docking ini ternyata berfungsi sebagai screen protection dengan desain yang sangat tipis dan sudah dibekali dengan lampu backlit agar kita bisa tetap nyaman mengetik meski dalam kondisi redup cahaya. Selain itu, Acer Switch Alpha 12 juga dilengkapi dengan kickstand yang sudutnya bisa kita putar hingga 165 derajat sesuai dengan sudut pandang yang diinginkan.
Teknologi fanless pada Acer Switch Alpha 12 (Doc. Acerid.com)

Desainnya yang tipis dan bobot yang ringan tidak menjadikan Acer Switch Alpha 12 ini menjadi notebook yang mudah panas. Karena notebook ini sudah menggunakan teknologi terbaru yakni Acer LiquidLoop™, sistem pendingin yang mampu menstabilkan suhu mesin notebook dengan mengandalkan pipa berisikan cairan pendingin (fanless) untuk menetralkan suhu Processor Intel Core iSeries secara optimal dan menjadikannya aman, bebas debu dan mencegah kerusakan fungsi sistem akibat panas yang timbul. Menarik sekali mengetahui bahwa notebook Acer SwitchAlpha 12 ini berpendingin tanpa kipas.

Layar QHD Acer Switch Alpha 12 beresolusi tinggi  (Doc. Acerid.com) 

Layar 12 inci dengan resolusi QHD (2160x1440 pixel) yang dilengkapi dengan teknologi In Plane Switching (IPS), mampu menghasilkan gambar tajam dan warna yang tetap enak dipandang dari berbagai sudut. Selain itu, layarnya sudah dilengkapi dengan fitur Acer Blue Light Shield yakni teknologi yang dapat melindungi mata kita dari emisi cahaya biru yang dihasilkan layar notebook yang mampu menyebabkan kelelahan pada mata pada penggunaan jangka panjang. Dengan ini, maka kita tak perlu lagi akan merasa cepat lelah saat harus menyelesaikan pekerjaan / deadline menulis.

Port USB 3.1 gen 1 Acer Switch Alpha 12 : Transfer data 10x lebih cepat 

Bagaimana dengan kinerja prosesornya? Jangan khawatir, karena notebook 2-in-1 ini sudah dibekali dengan processor Intel Core i-Series genereasi ke-6 yang memang memiliki kinerja kencang dan hemat daya serta menjadikan Acer Switch Alpha 12 berada di level lebih tinggi (powerful) dibandingkan produk sejenis lainnya. Teknologi port USB type-C dengan USB3.1 gen 1 semakin menambah unggul performanya. Dimana kita bisa mendapatkan transfer data dengan kecepatan hingga 5Gbps atau itu berarti 10x lebih cepat dibandingkan USB 2.0. dan selain itu, port USB type ini bisa berfungsi juga sebagai output video dan sumber daya untuk gadget yang kita miliki dengan aliran daya hingga 4.5W.
Digital Active Pen Acer Switch Alpha 12 yang serbaguna & stylist (Doc. Acerid.com) 

Selain semua keunggulan diatas, Acer juga tak ragu untuk menyematkan sebuah pena digital Active pen pada laptop terbarunya ini. Selain nilai plus dalam soal gaya, rupanya pena dengan sensitivitas hingga 256 tingkat tekanan ini mampu memberikan pengalaman menulis yang rapi dan mudah. Selain itu, sangat membantu dalam penggunaan fitur Window Inks yang bisa kita gunakan dalam mengatur ketipisan / ketebalan garis sehingga sketsa digital yang dihasilkan menjadi lebih akurat. Pun juga dalam pembuatan desain lainnya, kehadiran pena ini dipastikan bisa menambah inspirasi kita dalam berkreasi.

Rasanya dengan semua keunggulan tersebut diatas, saya sudah tidak sabar dan ingin sekali memiliki Acer Switch Alpha ini sebagai partner saya beraktifitas baik dikantor ataupun sebagai blogger. Dan rasanya pantas sekali bila harga yang disematkan untuk semua fitur unggulan diatas sangat kompetitif, yaitu sekitar Rp 13,799,000.00 untuk tipe Acer Switch Alpha 12 core i5 dan sekitar Rp 19,999,000.00 untuk Acer Switch Aplha 12 core i7. Cukup menantang bagi saya untuk bisa lebih rajin lagi menabung agar bisa membawa pulang salah satu notebook Acer Switch Alpha 12 ini. Mengingat apa yang saya cari dari sebuah notebook 2-in1 yang powerful dan fanless sudah ada pada Acer Switch Alpha 12.

Artikel ini diikutsertakan dalam #SwitchableMe Acer Story Competition



Tidak ada komentar:

Posting Komentar